Distributor
Geotextile Woven & Non Woven

Geotextile adalah lembaran dari polimer lentur khusus digunakan untuk pengerjaan awal atau perbaikan pada sebuah proyek besar. Yang erat kaitannya dengan batuan, tanah, atau material geoteknik lain.

CGS merupakan tempat yang tepat untuk Anda dalam memesan Geotextile, karena kami adalah tangan pertama yang sangat berpengalaman. Selain itu, banyak kemudahan yang akan Anda dapatkan, diantaranya adalah:

Konsultasi Dengan Insinyur Berpengalaman Kami
Produk Terbukti Berkualitas dan Bergaransi
Geotextile Ready Stock Bisa Dicek Langsung
Harga Geotextile Yang Transparan Dan Sangat Bersaing
Dari konsultasi sampai instalasi ditangani dengan profesional

Menghasilkan Nilai Lebih Di Setiap Level Proyek Untuk Kepuasan Klien

Projects Managed

+

Area Covered

ha

Geotextile

Ada 2 jenis geotextile yaitu ada woven dan non woven. Proses Geotextile Woven (Tenun) dibuat interlayer antara benang, sedangkan non woven dibuat dari beberapa tahap proses seperti: dengan dengan panas (heat bonded), dengan jarum (needle punched), dan menggunakan bahan kimia (Chemical bonded).

Kedua geotextile, non woven atau woven ini dihasilkan dari jenis bahan awal polimernya bisa dibuat dari beberapa jenis seperti: Polietilena (PE), Polipropilena (PP), Poliester (Polietilena Terepthalate).

Pada awal pengaplikasian, geotextile ini dibuat dari berbagai serat asli (bamboo, papan kayu, kertas, filter). Kalau di India, digunakan untuk aplikasi pada vertical drain, geotextile ini sebagai pengganti pasir untuk agar konsolidasi pada juke lebih cepat. Atau serat vilter yang dilakukan dibelanda.

Dengan bahan serat alami organik untuk perkuatan tanah, ternyata tidak cocok digunakan karena bahan tersebut tidak tahan lama pada konstruksi, mudah lapuk dan mudah rusak. Beberapa daerah seperti di Kalimantan dan juga pada zaman romawi kuno, penggunaan anyaman bamboo dan papan kayu ini pernah diterapkan.

Jenis Geotextile Woven dan Non-Woven

Ada dua jenis geotextile yang dibuat yaitu Woven dan Non Woven.

1. Woven Geotextile

Woven geotextile adalah lapisan lembaran yang bahannya berupa serat sintetis (buatan) dengan tenunan. Mengatasi masalah yang erat kaitannya dengan tanah sehingga struktur tanah yang rusak atau sedang diperbaiki hasilnya akan sempurna dan tahan lama dengan menggunakan woven geotextile ini.

Sehingga penanggulangan pada proyek untuk pembuatan jalan yang berasal dari tanah rawa dan lunak akan lebih efektif dan efisien.

2. Geotextile Non Woven

Geotextile (Geotekstil) Non Woven adalah jenis Geotextile yang tidak teranyam, bentuknya seperti kain karpet. Kebanyakan terbuat dari bahan Polypropylene (PE) atau Polyester (PET).

Fungsi Geotextile

Fungsi geotextile diantaranya adalah:

  • Separator :
    Sebagai lapis pondasi jalan. Agar material tidak tercampur satu sama lainnya. Seperti pada penerapan struktur jalan, yang tanah dasarnya lunak akan terintegritas dan kokoh.
  • Perkuatan :
    Struktur tanah yang menegang dan terdeformasi akan tertahan. Seperti perkuatan lereng, dinding tanah dan penguat timbunan pada tanah lunak.
  • Filter :
    Fungsinya untuk pencegahan pada partikel tanah agar tidak berpindah dan sebagai sistem drainase ketika ada aliran air.
  • Drainase :
    Untuk mengalirkan air ke dalam tanah. Biasanya diaplikasikan untuk pertahanan dinding tanah dan drainase di belakang abutmen.
  • Proteksi :
    Sebagai lapisan yang bisa mengurangi kerusakan pada permukaan. Jual Geomembrane

Penerapan Geotextile pada Proyek

  • Konstruksi jalan

Pengaplikasian geotextile ini ternyata dapat digunakan untuk konstruksi jalan. Jika dilihat dari fungsinya tentu geotextile ini akan sangat berfungsi sebagai separator atau orang lebih sering menyebutnya sebagai pemisah. Dengan geotextile ini akan membantu memisahkan tanah dasar dengan material keras di bagian atasnya. Sehingga nantinya keduanya akan tetap terjaga dengan baik dan tidak akan tercampur.

  • Dinding penahan tanah

Geotextile ini biasanya juga digunakan sebagai dinding penahan tanah. Mungkin anda sering melihat danau atau mungkin juga sungai dan di sampingnya ada jalan tol. Pernahkan anda berpikir mengapa danau atau sungai tersebut tidak terkikis air atau bahkan mungkin mengapa jalan tol aman dari terjadinya longsor. Tentu jawabannya karena pengaplikasian geotextile untuk dinding penahan tanah tersebut yang membuat keduanya tetap aman dari longsor serta pengikisan tanah.

  • Rel kereta api

Geotextile ini juga biasanya banyak digunakan pada jalur kereta api. Fungsinya tentu sama saja sebagai separator yaitu pemisah antara tanah dasar dengan batuan pecah yang ada di jalur kereta api tersebut. 

  • Penahan erosi pantai

Geotextile biasanya juga digunakan di daerah pantai. Biasanya menggunakan batu-batu besar yang dapat menahan erosi pantai supaya pasir tidak akan terbawa arus. Selain itu, geotextile juga berfungsi sebagai penyaring bahkan pemisah jika diaplikasikan di daerah pantai. geosintetik

  • Pemeliharaan Beton

Pengaplikasian geotextile lainnya juga biasanya dilakukan untuk pemeliharaan beton. Fungsinya ini adalah sebagai pengganti karung goni yang biasanya banyak digunakan sebagai pemeliharaan beton. Dengan geotextile ini ternyata akan menjaga beton menjadi lebih baik.

Metode Pelaksanaan Pemasangan Geotextile

Karena begitu banyak pengaplikasian geotextile bukan berarti cara pelaksanaannya berbeda-beda. Pelaksanaannya hampir sama semuanya hanya saja yang berbeda adalah material yang digunakannya. Supaya lebih jelas seperti apa caranya, dapat disimak selengkapnya di bawah ini:

  • Pemadatan tanah dasar

Dalam melakukan langkah ini usahakan material harus benar-benar bersih dari material besar yang akan menghambat proses seperti batu besar, besi serta material lainnya.

  • Pemasangan dan penyambungan geotextile

Setelah pemadatan tanah dasar bias langsung dipasang geotextile. Pastikan hamparan geotextile terhampar dengan sempurna tanpa adanya gelombang atau pun kerutan. Untuk penyambungan tentu ada dua cara yaitu dengan menjahit atau juga secara ditumpang.

  • Penempatan material

Setelah geotextile terhampar tentunya tinggal menempatkan material sesuai yang direncanakan. Biasanya penempatan material ini menggunakan alat berat. Namun, caranya dengan mendorong maju supaya alat berat tidak langsung melindas geotextile.

Spesifikasi Geotextile

  • Tersedia Gramasi 150gr, 200gr, 250gr
  • Bahan Baku Material Polypropylene (PP) atau Polyester (PET)
  • Kuat Tarik Tinggi
  • Tahan terhadap Mikro organisme
  • Tahan terhadap Bahan Kimia
  • Tahan terhadap Ultraviolet
  • Tahan terhadap Suhu Tinggi

Keuntungan Menggunakan Geotextile

  • Mencegah bercampurnya tanah dasar lunak dengan tanah urugan diatasnya.
  • Mempunyai kekuatan tarik yang cukup tinggi
  • Mencegah terjadinya penurunan yang tidak merata (defferential settlement)
  • Menghemat Biaya Rehabilitasi dikarenakan fondasi jalan yang lebih stabil
  • Harga pemasangan dan bahan yang murah
  • Mengurangi biaya untuk mengganti tanah lunak
  • Mengurangi material timbunan
  • Mempercepat waktu konstruksi
  • Menambah atau meningkatkan subgrade bearing capacity CBR tanah dasar
  • Ketahanan terhadap micro organisme, jamur, dan bahan-bahan kimia

Mari Mulai Bersama Kami, kami siap mendukung dari konsultasi hingga instalasi